oleh

Agus Syabarrudin Inginkan Bank Kalsel Terdepan Seperti Bank Jabar

Banjarmasin, BARITO –Gubenur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor melantik dan pengambilan sumpah jabatan Agus Syabaruddin sebagai Direktur Utama (Dirut) Bank Kalsel, untuk periode 2019-2024, pada Jumat (4/1/2019).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar di lantai 7 aula Bank Kalsel Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, disaksikan seluruh Pemegang Saham Bank Kalsel, Pejabat dan Tamu Undangan, serta seluruh Pejabat Eksekutif dan Karyawan/ti Bank Kalsel.

Dalam sambutannya, Gubernur Sahbirin Noor berharap  Bank Kalsel dapat memegang bank sentral dan membangun perekonomian daerah, sebab itu keberadaan Bank Kalsel harus dijaga agar bisa lebihsehat dan kuat. “Tentu Bank Kalsel harus terus berbenah, dan beradaptasi serta berinovasi , bahkan managerial dan kepemimpinan sangat menentukan agar Bank Kalsel bergerak maju,” ujar Paman Birin panggilan akrab gubernur.

Karena itu, Ia meminta jajaran direksi untuk meningkatkan koordinasi, agar segala kesusahan mudah diatasi. “Saya kira mari jaga koridor kebijakan dan pelaksanaan tugas, apalagi bisnis perbankan semakin ketat, dan mari bangun jaringan di semua aspek,” tandasnya.

Semua itu tidak lain, sambung gubernur agar Bank Kalsel sebagai leading sektor untuk kemajuan ekonomi di daerah, dan tampil di depan dalam bisnis ekonomi di Bumi Lambung Mangkurat. “Semoga Bank Kalsel terus berkembang, dan menjadi mandiri serta maju bergerak. Itu jadi perhatian Dirut dan pimpinan Bank Kalsel, agar capaian target bisnis Bank Kalsel terwujud,” bebernya.

Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin mengaku, akan mengoptimalkan koordinasi bersama direksi, dan mengikuti perkembangan zaman. “Kami ingin bergerak bersama dan 2019 semangat kerja karyawan akan lebih baik lagi,” katanya.

Bahkan, Agus optimis akan menjadikan Bank Kalsel sebagai goverment bisnis economic yakni menjadikan Bank Kalsel sebagai bank utama untuk membangun daerah secara berkelanjutan.

Potensi Bank Kalsel di Kalsel sangat besar, tidak hanya dalam pembiayaan UMKM, namun infrastruktur seperti kereta api pun diupayakan agar Bank Kalsel mampu. “Bukan tidak mungkin pembiayaan dari Bank Kalsel, dan peran Bank Kalsel akan lebih optimal, seperti di Jawa Barat, justru bank daerah yang berperan,” ucapnya.

Untuk itu, Ia mengungkapkan, akan menjadi pemimpin untuk semua, dan mari berkontribusi untuk Bank Kalsel, dan jika tidak ingin berkontribusi maka silahkan pilih jalan lain. (afdi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed