oleh

Ada Sentra Kripik Limau Purut di Alalak Utara

Banjarmasin, BARITO  – Forum Komunikasi Wilayah (Forkomwil) Partisipasi Masyarakat (Puspa) Provinsi Kalsel, bekerjasama dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI)  Provinsi Kalsel,  dan Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan (LK3) Banjarmasin,  membuka Sentra Kripik Limau Purut di Kelurahan Alalak Utara.

Sentra tersebut diberi nama “Lanjung Uma”.

Peresmian “Lanjung Uma” dilaksanakan secara bersama oleh Forkomwil Puspa, IWAPI dan LK3, Kamis, (14/11) di Kelurahan Alalak Utara, Kota Banjarmasin.

“Sentra limau purut yang diberi nama “Lanjung Uma” ini merupakan wadah bersama untuk memfasilitasi masyarakat dalam menampung produk kulinernya, terutama kripik limau purut yang diharapkan menjadi unggulan produk bagi Kelurahan Alalak Utara,” jelas Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Alalak Utara, Erni Wahidah.

Sementara itu Koordinator Pemberdayaan Masyarakat LK3 Banjarmasin, Rakhmalina Bakhriati menuturkan, sebelumnya telah dilakukan beberapa kali pelatihan dan pendampingan terhadap ibu-ibu potensial di wilayah Alalak Utara.

“Setelah melihat potensinya, disepakati dibuat sentra kuliner, khususnya kripik limau purut. Sekarang ini sudah ada sekitar 25 perempuan potensial yang siap berproduksi, ujar Rakhmalina Bakhriati, yang sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Forkomwil Kalsel.

Dia berharap, kegiatan ini menjadi solusi yang dapat mengatasi persoalan ekonomi di masyarakat. Dengan berproduksi,  imbuhnya, warga telah bersiap untuk menjadi pengusaha kecil dan mkro. “Selanjutnya secara bertahap akan terus dilakukan pendampingan, agar konsisten berproduksi, sehingga benar-benar menjadi pelaku UMKM,”  lanjut Rakhmalina.

Selain itu, diharapkan dengan adanya sentra ini, masyarakat lebih bersemangat berproduksi. Sebab setelah menjadi sentra, maka kripik limau purut yang menjadi andalan harus selalu tersedia.

“Kami dari IWAPI, akan membantu kegiatan pemasaran,” kata  Wakil Ketua IWAPI Provinsi Kalsel, Emma.

Wakil Ketua Forkomwil Puspa, Evi Nurmina menyambut baik diresmikannya “Lanjung Uma” sebagai sentra kuliner.

Dia menyampaikan harapannya agar sentra kuliner itu bisa menginspirasi kelurahan lainnya untuk membentuk sentra  jenis kuliner lainnya. Pembentukan sentra kuliner, tukasnya, sangat membantu upaya meningkatkan pendapatan masyarakat.

Penulis: Cinthia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed