oleh

Program Kotaku, Bantu Entaskan Kekumuhan

-Bandarmasih-1.765 views

Banjarmasin, BARITO –Kawasan kumuh Kota Banjarmasin saat ini tinggal 154,5 hektar dari 549,7 hektar. Menurut Kabid Kawasan Permukiman, Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Banjarmasin Lisda Maimanah.

Dari jumlah kawasan kumuh saat ini kawasan di Banjarmasin Selatan yang paling banyak kumuh, sisanya tersebar di seluruh kecamatan di Banjarmasin.

Pengentasan kawasan kumuh di Banjarmasin itu dilakukan sejak 2015 dan ini merupakan Program kolaborasi yang melibatkan dinas terkait, seperti  Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang yang mengerjakan pengelolaan air limbah. Kemudian Dinas Lingkungan Hidup bidang penanganan sampahnya.

Selain program kolaborasi, program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) juga turut membantu pengentasan kumuh di kota ini. Program Kotaku ini ditangani oleh Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) mulai dari biaya dan pembangunan ditangani oleh BKM.

Sementara biaya di Banjarmasin melalui program Kotaku ini sebesar

Rp 304,605 juta yang dilaksanakan pada 34 kelurahan ditambah Rp 2 miliar untuk program National Slum Upgrading Program dua (NUSP2). Kemudian soal sumber dananya melalui Bank Dunia dan Bank Asia.

“Setiap kelurahan mendapatkan anggaran berbeda, karena menyesuaikan dengan pengerjaannya dan kondisi,” bebernya.

Ia melanjutkan, untuk mendapatkan program Kotaku, ada tujuh indikator yang ditangani yaitu jalan lingkungan, drainse lingkungan, sampah dan air limbah serta air minum. Termasuk pula proteksi kebakaran dan tata bangunan lingkungan tersebut.

Program Kotaku tentunya dirasa bermanfaat oleh masyarakat. Sebagaimana disampaikan oleh Lurah Tanjung Pagar, Aina, kelurahannya telah mendapatkan program tersebut, khususnya pada RT 5 Kelurahan Tanjung pagar.

Atas adanya program itu, saat ini diakui perempuan tersebut lingkungan RT 5 lebih terasa nyaman. Terlebih Kotaku telah memasang vaping untuk jalan-jalan tersebut. Selain itu ada pewarnaan pula yang dilakukan.

“Program Kotaku ini sangat bermanfaat bagi lingkungan kami tentunya. Mudahan 2019 nanti ada lagi,” harapnya. dan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed